Kamis, 23 Agustus 2012

Oo...h Cinta (Khazanah Cinta Part I)


         Ehehe,, mungkin tulisan yang akan terbit dalam catatan kami kali ini dan ke depannnya dalam bulan ini adalah berkenaan dengan cinta, sadaaap hehehehe,,,, padahal Cuma 2 atau 3 tulisan ja mungkin hehehe…… sehingga kami beri tema “khazanah cinta” yang bermakna “gudang cinta”,,, ketika berbicara tentang gudang, berarti di dalamnya terdapat banyak sekali jenis dari berbagai macam barang,, tapi karena yg selalu tampak keluar dari sana adalah sampah, sehingga kita beranggapan isi dari dalam gudang itu adalah sampah,, begitu juga dengan cinta.tapi kami hanya menuliskan sepengetahuan kami saja dari apa yg telah kami dengar dan baca,,, dan pembaca juga dapat ikut berpasrtisipasi dalam memberikan masukan. ^^

Ok…… ^^

         Apa itu cinta? Apakah benar cinta hanya untuk lawan jenis saja? Kalau tidak mengapa sering kali kita mengartikan dengan demikian? Apa yang menyebabkan kita berpikiran demikian? Bagaimana perasaan kita ketika kita sedang jatuh cinta ataupun keluar dari cinta? Mengapa kita begitu berat ketika di tinggalkan oleh orang-orang yang kita cintai? Mengapa bisa timbul perasaan demikian? Apa benar cinta itu buta? Apa benar cinta itu bisa kita bawa sampai mati?

    Huem,,,,, akan banyak sekali pertanyaan tentang cinta, sadar atau pun tidak kita akan terus membicarakan masalah cinta sampai akhir hidup kita hehehehe,,,lebaay ^_^

Ok,,, sekarang kita masuk ke dalam arti cinta,,,

     Apa itu cinta? Ketika kita berbicara cinta, maka akan terbayang dalam benak kita hubungan antara laki-laki dengan perempuan, ^_^ ntah kenapa kebanyakan dari kita secara otomatis akan memikirkan demikian, ntah ini hanya kebiasaan ataupun kebetulan. Seperti halnya ketika kita melihat gudang, yg terlintas dalam pikiran kita bahwa dalam gudang tersebut merupakan barang-barang rongsokan, g mutu, g da guna lagi sehingga ia di simpan dan di tarok dalam gudang atau ia keluarkan dari dalam gudang dan di buang ntah kemana, Bagaimana menurut para pembaca?? Apa juga ikut mempunyai pemikiran yang sama?? Hahaha,, jangan malu-malu jawabnya,,,,

Yuppsss,,,,

       Selain itu, ada juga yang mengatakan bahwa cinta itu sesuatu yang abstrak, bisa di rasakan tapi g bisa di ungkapkan dalam bentuk-bentuk tertentu, seseorang bisa saja mengungkapkan “aku cinta kamu, sumpah,,,,, tolong terima bunga ini, sebagai tanda aku cinta sama kamu” tapi sebenarnya semua itu hanya kata lain atau pengganti dari suatu perasaan yang g bisa di ungkapkan tadi. Wuegg,, basi dengernya,, hhhh ups,,, sory,,,,,, ^^

        Banyak dari kita yang melakukan “pengebirian” ataupun penyempitan makna cinta, hehehe ya begitulah kita, makhluk yang terbatas ini yang bisanya hanya membatasi.

        Namun Imam ghazali dalam kitabnya “ihya ulumuddin” mengartikan kata cinta dengan “kecenderungan seseorang terhadap sesuatu yang menimbulkan kenikmatan / kesenangan”. Ya begitulah imam ghazali mengartikan kata Hubb (cinta),,, misalnya,,, ketika ada beberapa orang wanita duduk di sebuah ruangan yang sama, lalu ada seorang laki-laki memperhatikan salah seorang dari mereka ( wanita),, hehe ketika ia (laki-laki) tersebut memilih wanita tadi, itu merupakan kecenderungan dan kesenangan yang timbul begitu saja, atau “seperti letupan” yang meletup begitu saja yang kadangkala tak sesuai dengan logika, maka ini juga merupakan cinta (kecerendungan) seseorang kepada si (dia),

          Contoh lain ketika ada beberapa jenis olahraga, ada “ catur, bola kaki, tinju dan basket, misalnya” maka ketika kita cenderung dan condong kepada sesuatu (satu olahraga saja ) maka itu namanya juga cinta,sehingga kita mengatakan hobby saya catur, kata hoby itu di ambil dari bahasa arab yakni hub ( حُبْ ) sesuai dengan defenisi tersebut di atas, begitu juga seterusnya terhadap hal-hal lain hehehe,,, hanya saja dalam bahasa kita, bahasa indonesia yang membedakan antara suka dan cinta,,, cobalah perhatikan bahasa-bahasa lain,, kata-kata suka dan cinta tetap saja sama. Dari sinilah kemudian cinta itu terus berkembang dan bersemi dalam hati setiap anak cucu adam, dan ia akan terus berkembang dan abadi kalau di jaga dengan baik, bagaimana cara menjaganaya?? Hehehe masalah itu pasti pembaca sudah punya jawabannya masing” ^^.

          Hmmmmm,,, Kalau kita mau meluangkan waktu sedikit saja untuk menilik ke dalam al-qur’an dan hadis, maka kita akan banyak menjumpai kata cinta tidak hanya di tujukan dan di gunakan kepada lawan jenis saja, tapi lebih luas lagi dari hal itu, misal, dalam (Q.S, At-taubah 24: katakanlah jika kamu cinta kepada Allah,,,,, ) lalu (Q.S.al-hasry :9 “mereka mencintai saudara-saudara mereka yang hijrah....”) dan juga ( kamu cinta kepada harta).

           Dari contoh tiga ayat tersebut kita dapat melihat bahwa objek cinta itu tidak hanya terbatas pada lawan jenis saja (laki-laki dengan perempuan), tapi penggunaan kata Hub (cinta) itu di gunakan untuk Allah, lalu contoh ayat yang kedua objeknya manusia, tapi bukan antara laki-laki dengan perempuan seperti apa yang sering melintasi pikiran kita, tapi dalam hal ini orang beriman dari kalangan anshar dengan orang beriman dari kalangan muhajirin”.

          Lalu, apakah ketika kita mengartikan cinta hanya sebatas cinta antara laki-laki dengan perempuan itu tidak boleh? Apakah kita tak boleh mencintai lawan jenis kita? Apakah hal itu bisa merusak cinta kita kepada Allah SWT??

       Heum,,,, tentu hal itu boleh-boleh saja, karna itu memang sudah fitrah kita sebagai manusia, seperti yang tertera dalam ( Q.S al-imran :14 ) “Bahwa manusia ini di hiasi rasa suka /cenderung kepada wanita ( begitu juga sebaliknya), kpd anak keturunan, emas, perak,, dst.

      Kalau ada manusia yg tidak suka terhadap hal itu, berarti terdapat kesalahan dalam dirinnya, hehehe karena memang itu sudah fitrah manusia, mulai dari Nabi Adam sampai akhir perjalanan umat manusia, ^^,,,,,Jadi bagaimana seharusnya kita bersikap?? yang harus kita lakukan adalah mengontrol dan mengaturnya sedemikian rupa sesuai dengan aturan main yang telah di tetapkan dalam syari’at, sehingga tidak mengganggu dan mengurangi kecintaan kita kepada Allah SWT. Sehingga dalam bahasa yang sederhana kita bisa mengatakan, semua itu dalam islam boleh, tapi,,,, hehehehe boleh, dengan syarat, yakni syarat dan ketentuan berlaku dengan kata “tapi” sesuai dengan tuntunan dalam syari’at.

        Kita boleh – boleh saja mencintai lawan jenis kita dan “berhubungan” dengannya, selalu bersamanya,, berpegangan,, dan sebagainya tapi,!!!!! ketika sudah terikat dalam hubungan yang resmi yakni pernikahan,,,, selanjutnya kita juga boleh-boleh saja memiliki harta yang banyak,, uang berbiliyun di dalam bank,, emas berkilo-kilo,,, islam tidak melarang itu,, tapi ingat,,,,, harus zakat dan di sedekahkan,,,, hehehe,,,, semua itu boleh dalam islam,,, tapi,,,, hehehe ada kata tapi yang membatasinya,, bebas tapi berbatas. Kalau ada yang mengatakan kita boleh bebas sebebas-bebasnya itu hanya akan menunjukkan kedangkalan dan kekerdilan isi otaknya dalam menganggap sesuatu. Tidak ada yg bebas sebebas – bebasnya,, yang ada adalah bebas tapi berbatas. Bukan begitu??? ^^

       Sehingga apa pun yag kita miliki dan kita cintai tidak mengganggu cinta kita kepada Allah SWT, karena cinta kita adalah seperti yg tertera dalam q.s. al-baqarah : 165 bahwa “ orang-orang muslim yang beriman itu lebih cinta kepada Allah”. Yeap,,, apa bukti kita cinta kita kepada Allah,, ketika kita sedang bersama kekasih (istri) misalnya, lalu tiba waktu shalat,, kita tidak menunda-nundanya lagi kta langsung bergerak memenuhi panggilan yang Maha Agung.. ketika punya harta dan emas yang banyak kita tidak “pelit dan takut” untuk menyedekahnnya dan memenuhi kewjibannya untuk di zakatkan,,,,, begitu juga seterusnya dengan hal-hal yang lain.

      Kalau hal itu belum terwujud dalam kehidupan sehari-hari kita berarti cinta kita kepada Allah hanya sebatas tenggorokan saja... dan kita hanya pandai berorasi dan teori tanpa mau mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari.. apa gunanya? punya pengetahuan, punya ilmu seperti itu, tak ubahnya seperti pohon-pohon yang tak menghasilkan buah,,,, ia hanya berbunga saja lalu bunga itu pun gugur,, selanjutnya ia akan menjadi sampah bagi sekitarnya.. sampah sebab daun dan bunganya yang gugur tanpa ada buah yang di hasillkan,,,. ^^
Wallahu a’lam,,,,

      Terakhir, cinta abadi akan kekal abadi dan menemani sampai mati, yakni buah cinta kita dari sesuatu karena Allah. Jangan habiskan cinta hanya untuk satu porsi, berpikirlah untuk cinta yang kekal dan abadi, pesan terakhir,,, jangan habiskan cinta hanya untuk satu porsi, mengapa??, karena kita perlu berpikir untuk cinta yang kekal dan abadi.

To be Continue..... ^^







Masa lalu : Mau di bawa kemana??

Banyak sekali cerita dan kisah dalam kehidupan kita, kisah suka maupun duka, bahagia maupun sengsara dan entah apalagi. Yang jelas setiap kita pasti memilki kisah dan cerita – cerita yg sangat spesial dalam kehidupan ini. Bener ka gak!! Hehe…

Dalam kesempatan ini kami ingin sedikit bercerita tentang apa itu masa lalu? Bagaimana seharusnya kita menyikapi masa lalu? Untuk apa masa lalu itu? Kenapa sering kali kita mengingat masa lalu? Hehehe kadangkala juga tersenyum dan menangis sendiri ketika mengingat masa lalu.. kadangkala kita juga mengulangi kisah masa lalu, baik itu dengan perbuatan maupun juga sikap? Padahal kita telah berjanji untuk tidak mengulanginya? Kenapa bisa demikian? Hehehehe……

Pasti akan sangat beragam jawaban yg bisa kita munculkan, heehehehe ya masa lalu berarti kisah perjalanan hidup yg telah kita lalui, bagi yg sekarang berumur 25 tahun, berarti 24 tahun sekian bulan merupakan masa lalu, beberapa detik yg lalu setelah pembaca membaca tulisan ini dan sampai ke kalimat ini, itu juga merupakan masa lalu, besok, setelah 2 hari, itu juga merupakan masa lalu. Intinya setiap waktu yg telah kita lewati itu merupakan masa lalu.

Walau kita mencoba untuk mengisinya dengan keinginan yg kemarin yang belum sempat kita lakukan kemarin lalu hal itu kita lakukan hari ini atau esoknya, itu pasti akan sangat berbeda rasanya, yaa,!!! benar memang, kita bisa merasa lega dan sedikit bahagia, tapi rasa yg sebenarnya tetap akan berbeda , hal ini tidak bisa kita pungkiri. Karena kita tidak melakukan sesuatu itu sesuai dengan rencana dan jadwal yg kita telah buat sebelumnya. ^^

Namun kita sering kali tidak memperdulikan setiap kegiatan kita, aktifitas yg kita lakukan, ucapan yg sering kita perdengarkan, pengelihatan yg sering menerawang hehehe semuanya seolah berjalan begitu saja,, karena memang kebanyakan kita ketika menjalani hidup ini yaaa apa adanya, mengalir begitu saja, yg penting bisa makan sehari 3 x, punya uang cukup buat beli ini dan itu, punya kerjaan tetap, dapat nilai dan hasil yg bagus ketika belajar. Dan lain sebagianya, hehehe alay……ups,,,, mungkin tidak demikian dgn pembaca ya? Atau sama saja hhhh,,,,, hmmmmm.

Apakah kita pernah menggunakan sedikit saja waktu untuk berpikir ttg kehidupan kita? 24 jam kita di beri jatah waktu dalam sehari oleh sang Pengatur yg Maha Agung, semua kita memiliki jatah yg sama. Pernakah kita menggunakan waktu 24 jam tadi barang 15 atau 20 menit untuk merenung apa yg kita lakukan, merenung ttg irama dan nyanyian kehidupan ini.?? Jawaban itu ada pada diri kita masing-masing dan hanya kita dengan Tuhan yg tahu, karena memang itu merupakan salah satu bagian dari rahmat yg Allah SWT berikan pada diri kita manusia ini. “rahasia”. ^^ hhehe

Masa lalu berarti yg telah lewat,ia akan lewat begitu saja, atau berhenti sejenak dalam jiwa,bahkan ia bisa jadi kekal dalam ingatan atau ia (masa lalu) terbang dan menguap begitu saja, itu semua tergantung bagaimana kita menyikapinya, tapi secara umum, kita semua pasti sama, yakni sama-sama menggunakan masa lalu sebagai pelajaran sekaligus pengalaman. Sehingga timbul dan muncullah ungkapan “pengalaman merupakan guru terbaik dalam kehidupan ini”

Ungkapan tadi sedikit banyak ada benarnya, ia akan menjadi benar kalau orang tersebut benar-benar menggunakan masa lalu sebagai pelajaran, sebagai bahan perenungan dan perbaikan, bagaimana bentuknya,??

Bentuknya bisa jadi kita tidak mengulanginya lagi, atau kita ulangi tapi kita perbaiki caranya supaya tidak terjadi hal yg sama seperti yg lalu. Namun yg terjadi dalam kehidupan kita bukan begitu tapi malah sebaliknya, ada yg menjadikan masa lalu sebagai “momok” yg menakutkan, sehingga ia tidak mau mengulanginya lagi, tapi di lain waktu ia juga mengulanginya lagi.

Mungkin trauma dan penyesalannya sementari x ya.. !!! hhhhh…… ada yg melakukan perubahan dan perbaikan dengan cara melakuan usaha-usaha lain, tapi secara tidak sadar ia juga mengulangi cara-cara yg sama seperti masa lalu sehingga kesalahan itu terjadi lagi dan penyesalan itu juga datang lagi. Karena usahanya saja atau kegiatannya saja yg lain yg dia lakukan tapi cara melakukannya sama seperti masa lalu, ya tetap saja kesalahan itu ada dan datang lagi, hanya waktunya saja yg berbeda Hemmmmm,,,,,,, ini cerita yg kami dapatkan dari teman dan lingkungan. Bagaimana dengan pembaca??^^ apa sering melakukan kesalahan yg sama? Hayo hayoooooo !!!!!!!!... hhh.

Hal-hal kecil yang kita lakukan, terlihat begitu serampangan ( g beratur), tidak berarti, tampak seolah g berguna dan g berfaedah, ternyata hal itu tidak sia-sia, dicatat oleh malaikat, dan kita pasti akan menuai hasil dari apa yang kita lakukan. Semua yang kita lakukan, sekecil apapun, pasti ada efeknya. Semua kejadian yang terlihat serampangan dan “kebetulan”, ternyata tidak!!!, dibalik “keserampangan”, ketidak beraturan tadi ada hukum alam atau dalam bahasa agamanya kita sebut dengan sunnatullah yang menyebabkan peristiwa-peritiwa itu terjadi, peristiwa-peristiwa besar, ada titik-titik kecil yang membentuk sebuah garis saling terkait. “The Butterfly Effect, Flap of a butterfly’s wing in Brasilia set off tornado in Texas!”

Sekarang atau Nanti, kita semua akan dan pasti di minta untuk mempertaanggung jawabkan penggunanaan umur kita,, masa remaja kita,, masa dewasa kita dan masa tua kita hehehhee,,,intinya pertanggung jawaban masa lalu kita.. Tuhan tidak tidur, yakinlah dalam hati dan tanam serta ikat kuat” keyakinan itu,,,, bahwa Tuhan tidak tidur,,,,Allah melihat stiap gerak gerik kita,,, Malulah kepada yg Maha Melihat,, jangan hanya malu kalau kita di liat oleh yang penglihatannya terbatas tapi kita juga harus lebih malu kepada yang penglihatannya tidak terbatas dan terhalang oleh apa pun juga,,,

Tidak perlu juga kita berupaya melupakan masa lalu dan juga tidak perlu kita mengingatnya, namun cara yg tepat adalah kita jadikan saja masa lalu sebagai pelajaran dan pengalaman, itu sangat tepat, atau dengan bahasa mudahnya kita jadikan saja ia sebagai kaca spion seperti di mobil atau motor,, kita liat seperlunya, kapan kita kan belok dan menikung barulah kita liat supaya kita selamat. Jus it… x ja ada tambahan,,, !! ^^ silahkaaaan..

Wallahu a’almm,,,,,
#dari berbagai sumber.





Jumat, 06 April 2012

Bagai Kodok Dalam Ember

Haha,,,, topic yang aneh untuk di bicarakan,,g mutu,,, hmmm,,,,,, Apalagi kalau di liat-liat dan di piker-piker kalimatnya agak keliru ya,!!

Ya,,, pembaca memang benar,,!! Kalimat yang benar ialah bagai kodok (katak) dalam tempurung bukannya dalam ember. ^_^ Ku hanya ingin sedikit belajar untuk bermain logika, ya logika,,, sebagaimana kodok yang ada di dalam ember, ia bisa melompat ke sana kemari tapi ya tetap di situ-situ ja,,, ia sedikit bebas tapi kebebasannya terbatas karana di batasi oleh ember. Hehehe,,,,,

Begitu juga dengan logika (akal) ku ini, selama ini logika ku tak berfungsi sebagaimana mestinya, seharusnya logika (akal) di gunakan untuk berfikir, memahami hal-hal yang di perintahkan dalam syari'at supaya conec dengan hati sehingga dengan cepat dapat di upayakan oleh anggota tubuh lainnya dalam memperbaiki keadaan, hehe tapi ku malah menggunakannya hanya untuk menghayal, berandai dan berangan-angan sehingga ia pun mandek hanya di dalam kepala. Huuuft,,,,,

Menghayalkan yang g perlu, berangan-angan tanpa mau mengusahakannya, banyak sekali yang ingin di capai,, banyak sekali yang ingin di raih, banyak hal yang ingin di peroleh dan di miliki serta juga banyak hal supaya bisa di kuasai, di mulai dari berangan dan berandai supaya bisa berbahasa seperti kawan-kawan yang lain, ntah itu bahasa arab, inggris, perancis maupun jerman, sehingga bisa belajar di luar negeri, di tempat yang wuaaah gimana gitu dengan gratis tanpa harus mengeluarkan dana pribadi yang tinggi-tinggi,, hehehe,,,,

Tapi sayang seribu sayang,, ku hanya bisa berandai sekaligus berangan-angan, hanya bisa berupaya dan berusaha dengan usaha yang g pernah maksimal setiap hari selalu minimal sehingga terasa seperti jalan di tempat alias tutup lobang gali lobang krana selalu mengupayakan hal-hal yang sama dan selalu berulang-ulang tanpa hasil yang maksimal.

Ntahla,,,, mungkin logika ini telah terlalu lama beku, beku untuk hal-hal yang positif sehingga sulit untuk di perbaiki dan di ajak untuk kompromi guna melihat kenyataan yang ada, memikirkannya lalu menghubungi anggota tubuh yang lain supaya conec dan mau mengusahaknnya pelan-pelan walupun nantinya juga kembali berkhayal,,, hehehee,,,,,,

Kenapa Bisa begitu,,,,, jawabannya ada pada diri masing-masing,,

heum,,,, memang benar nasehat yang selalu berulang-ulang yang selalu di berikan baik itu oleh orang tua, guru, maupun oarang-orang yang telah banyak melakukan perjalanan rohani, ciee, hehehe,,yakni " bahwa hidup adalah kumpulan dari pengulangan kegiatan, baik buruknya kegiatan tergantung bagaimana kita mengulanginya di hari esok, karana waktu merupakan makhluk Tuhan yang selalu lahir sehingga ia pun akan membawa cerita yang berbeda bagaimana ia di lalui oleh oarang-orang yang mengisinya dan kita adalah apa yang kita pikirkan" logika,,,,, oh logiiika,,,,, ^^

Sabtu, 25 Juni 2011

Rela Ku Tak Rela

Hari ini, tanggal 24 Rajab 1432 H, pukul 16,50 WIB,kami mendapatkan pengalaman yang sangat berharga dan sarat dengan makna, oleh karananya kami ingin berbagi dengan teman-teman semua yang kebetulan singgah ke Blog ini, baik di sengaja maupun tidak disengaja berkunjung kemari.

Sore itu merupakan sore yang sangat membosankan bagi kami, karna saat itu suasana sangat tidak mendukung untuk kami bermain bola, karna hujan di tambah dengan suara gemuruh dan sambaran kilat yang berkali-kali menghiasi udara, sehinga kami pun mengurungkan niat kami untuk bermain bola, hehehe,,, g mau ngambil reisko!! ^_^. Sehingga kami pun hanya bercengkrama sambil menikmati segelas kopi di teras rumah.

Setelah hujan nampak mulai reda,kami memutuskan untuk jalan-jalan sore,sambil menunggu waktu maghrib tiba, wah,, ternyata anggapan kami salah di tengah perjalanan ternyaata hujan kembali turun dengan sangat deras, dan kami pun memeutuskan untuk berteduh di depan sebuah teras keudai yang tutup' .

Naaah,,,,, disninilah kami mendapatkan pelajaran sekaligus pengetahuan yang g kami dapatkan di skolah-skolah,, saat itu ada terajadi percakapan antara seorang laki-laki dengan seorang anak kecil,,, di samping tempat kami berteduh, lalu laki-laki itu bertanya,, " Mana Ibumu?? Anak tadi pun menjawab :"ibu ku sedang keluar,, karma laki-laki tadi g percaya akhirnya ia pun masuk ke dalam untuk menggeledah rumahnya,,,,,, beberapa saat kemudian laki-laki tadi pun keluar lagi, karma mungkin kesal yang ia cari g di dapati ia pun melampiaskan kekesalannya dengan memukuli anak tersebut,.

Kami bingung antara mau membantu dan tidak,,, karana yang ada dalam benak kami,,,aaaah mungkin itu bapaknya kali,,,,,, di tengah-tengah kebingungan kami tadi, lalu tiba-tiba ada seorang perempuan yang berlari menghalangi laki-laki itu memukuli anak tersebut, sembari menangis ia melawan laki-laki itu,,,, kami semakin heran,,,,,,, sebenarnya apa yang sedang terjadi di hadapan kami ini,,,, apakah ini sebuah keributan yang terjadi di dalam rumah tangga? Atau aah,,, ntahlah,,, hehehe,,,,,

Namun baru kami menyadari rupanya hal itu terjadi karana sebab hutang piutang,, yang mana hal ini kami ketahui dari pembicaraan yang terjadi antara perempuan dan laki-laki tersebut,,,,, " Mana uangnya?/? laki-laki tadi bertanya,,, belum ada pak,,, mungkin 2 atau 3 hari lagi baru ada,,,, sang perempuan menjawab sambil menangis tersedu-sedu,,, saya heran melihat kamu,,,, kemarin saya menagih, kamu bilang g ada, dan kamu saya pukuli tapi kamu tidak menangis sekarang anak kamu yang saya pukul, ko' malah kamu yang menangis? Tanya laki-laki itu dengan penuh keheranan,,,,,,, iya, kemarin anda memukul badanku dan aku tidak merasakan sakit tapi hari ini anda memukuli hatiku,,, aku tidak sanggup kalau melihat anda memukuli hatiku,,,,

Naaah,,,,, inilah sepotong cerita yang mungkin dapat kita ambil pelajaran dan hikmah di balik stiap peristiwa yang terjadi di hadapan kita, bahwa sebenarnaya perhatian orang tua ,khususnya ibu,, sangat besar di berikan kepada kita anak-anaknya,, ia rela untuk tidak makan, ia rela badannya kurus, guna memberikan kesenangan, ketenangan dan kebahagiaan untuk anak-ankanya,,,, tapi amat di sayangkan kalau kita menyia-nyiakan pengorbanan yang telah di berikan oleh orang tua kita hanya untuk kesenangan yang hanya kita rasakan sesaat.waallahu a'alam.

Kuede Kopi, 24 Rajab 1432 H.

Senin, 20 Juni 2011

IBU : Pelatih atau Pendidik??

Di Persimpangan Jalan,,,,,

Mungkin itu judul yang pas untuk judul tulisan kali ini, yakni mengenai betapa carut marutnya pendidikan di negeri kita ini, bagaimana tidak !,, banyak sekali alasan yang di lontarkan dan seringkali menghiasi pendengaran kita yakni,,, saya tidak mampu, saya tidak punya biaya untuk menyekolahkan anak saya, sehingga yaaa,, beginilah jadinya kehidupan kami,.

Sebenarnya kata-kata / ungkapan seperti itu tidak sepantasnya keluar, karna itu hanya menggambarkan betapa malasnya kita dalam berusaha, di sinilah sebenarnya, problem kita bersama bahwa kesadaran masyarakat kita untuk mendidik / memberi pendidikan kepada anak sangat kurang sekali, khusunya mengenai pendidikan agama (tauhid, fiqh dan akhlak). Lihat saja di sekeliling kita dalam kehidupan yang kita jalani sehari-hari, pada saat sang anak meminta uang kepada ayahnya, untuk membayar biaya belajarnya di sebuah tempat belajar / pengajian mislanya,,, sang ayah hanya mengatakan belum ada uang Naak!!! Mungkin besok atau lusa,, tapi untuk kepentingannya,, seperti rokok atau kopi misalnya,,,, stiap hari ada saja uang untuk membelinya.

Naaah,, di sinilah sebenarnya peran dari sang ibu di dalam rumah tangga,,, Ibu harus bisa dan pandai-pandai dalam mendidik anak-anaknya,,, terutama dengan pendidikan agama. Supaya sang anak merasa bahwa ia di perhatikan dan di dengar serta di ayomi,. Karana anak yang tidak mendapatkan pendidikan di Sekolah (formal) kemudian di tambah dengan tidak adanya Pendidikan di Rumah, maka sang anak akan mencari pendidikannya sendiri di Lingkungan sekitarnya,,, sehingga didikanya juga sesuai dengan lingkungan yang ia pilih tadi,,,, dan pada akhirnya masyarakat ataupun bangsa kita menjadi bangsa yang mempunyai beragam julukan (panggilan).

Bangsa koruptor, bangsa penipu, bangsa urakan, bangsa semau gue, bangsa tidak tertib..dan berbagai sebutan lain yang ditujukan pada bangsa kita sendiri yaitu Indonesia yang katanya 185 juta penduduknya beragama ISLAM !!! Bagaimana ini bisa terjadi ??!! Mengapa ?!!!

Jawabnya bisa banyak tapi...di sini penulis hanya ingin membahas salah satunya saja yaitu : Pendidikan khususnya yang dilakukan oleh para ibu...ingatlah semboyan dari orang-orang arab "Ibu adalah sekolah"!

Ibu adalah sosok perempuan yang tabah dan sabar untuk tidak pernah menurunkan dan terus menggendong anaknya hingga lebih dari sembilan bulan. ..Dia yang berani mati mengeluarkan kita dari rahimnya dengan taruhan nyawa...yang melahirkan kita semua ..Ibu adalah insan yang begitu banyak jasanya terhadap berhasilnya sang anak dalam kehidupannya tapi juga bisa sebaliknya ibu merupakan manusia yang menjadi faktor terhadap hancurnya sang anak dalam kehidupannya, karena semua itu tak lepas dari peran ibu sebagai orang tuanya...Sebagaimana yang diterangkan oleh Rasul SAW "Setiap bayi terlahir dalam keadaan fithrah, kedua orang tuanyalah yang menjadikannya, Yahudi, Nasrani ataupun Majusi".. Hadis ini Diriwayatkan oleh Bukhari dari Abi Hurairah, (Min Kunuzissunah,1430 H ; 11),

Para Ulama mengartikan Kata fitrah dalam hadis tersebut adalah rasa cinta kepada dinul Islam, menerima, dan menginginkan kebenaran, dan mengakui adanya Rabb yang merupakan bakat dari setiap anak, namun peran pendidikan orang tuanyalah yang menjadikan dia menjadi beraqidah, beribadah, berahklaq selain Islam. Sekarang coba mari kita lihat salah satu bentuk pendidikan anak yang mudah dilakukan baik orang tuanya pembantu rumah tangga, buruh pabrik, petani, pegawai kantor, pedagang, menteri, bahkan presiden...Yaitu berkisah DONGENG / HIKAYAT.

Mendongeng adalah suatu aktivitas bercerita suatu kisah entah khayal atau nyata yang biasanya diceritakan pada masa kanak-kanak. Dan biasanya cerita dongeng itu masih teringat oleh kita hingga dewasa karena di sana kita masih kecil dan minat mendengar dongeng kuat sekali alias kemampuan belajar tentang sesuatu di luar kita cukup besar.

Sebagaimana ungkapan pepatah "Belajar di waktu muda seperti menulis di atas batu sedangkan belajar di waktu tua seperti menulis di permukaan air". Tentu para pembaca yang aslinya orang Indonesia tentu rata-rata pernah mendengar kisah tentang Si Kancil alias Sang Pelanduk atau Kancil nyolong mentimun. Sekarang ada pertanyaan dari penulis untuk pembaca ..Pernahkah anda mendengar kisah akhir yang mengenaskan dari sang kancil....tentu tidak pernah alias selalu lolos dari hukuman maut atas kecerdikannya (TIPUANNYA). Oleh karena itu perlu kami tengahkan nasehat Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu semoga Allah merahmatinya tentang kisah-kisah :

"Kisah mempunyai pengaruh yang kuat terhadap jiwa, maka seorang pendidik selayaknya memperbanyak kisah-kisah yang bermanfaaat. dan itu banyak sekali terdapat dalam Al-Quran Al Karim dan sunnah-sunnah yang suci diantaranya:

Kisah Ashabul Kahfi (penghuni gua), bertujuan untuk membentuk generasi yang beriman kepada Allah, cinta kepada tauhid dan membenci kepada kemusyrikan.

Kisah Isa alahi wasallam, bertujuan untuk menjelaskan bahwa beliau adalah hamba Allah dan bukan anak Allah sebagaimana anggapan kaum Nashrani.

Kisah Yusuf alahi wasallam., diantara tujuannya adalah untuk memperingatkan agar jangan sampai terjadi pergaulan campur aduk antara laki-laki dan perempuan, sebab akan membawa akibat yang sangat jelek.

Kisah Yunus alahi wasallam, bertujuan untuk menekankan agar selalu ber-"isti'anah" (meminta pertolongan). Hanya kepada Allah saja lebih-lebih ketika ditimpa musibah.

Kisah orang-orang yang terperangkap dalam gua. yaitu kisah yang diceritakan oleh Nabi sallallahu'alaihi wa sallam untuk mengajarkan kepada para sahabatnya tentang bertawassul kepada Allah dengan amal-amal sholeh seperti ridho kepada orang tua, memenuhi hak-hak pemiliknya, dan meninggalkan zina karena takut karena Allah.

Dan sunnah nabawiyah penuh dengan kisah-kisah yang bermanfaaat.

Singkat kata : hendaknya semua pengajar/guru/murrabi/tgk/ibu memperbanyak kisah-kisah yang bermanfaat kepada anak didiknya, sebab kisah-kisah ini merupakan pembantu terbaik bagi pembinaan generasi. Disamping itu, hendaknya mereka harus berhati-hati, jangan sampai membawakan kisah-kisah jelek yang akan mendorong anak-anak didik mengambil pengalaman untuk melakukan pencurian, tindakan-tindakan keji, dan penyimpangan-penyimpangan tingkah laku.

Sekarang coba kita renungkan bagaimanakah kalau kisah seperti Teletubies yang tokoh-tokohnya tidak jelas karakter wanita- prianya juga pembimbingnya bukan bapak ibu tapi dewa matahari(si bayi) dan si penyedot debu ... Sinchan dengan gaya tololnya dan kesukaan pada hal 'ngeres'/porno apalagi bapak dan ibunya yang kejam....Power Rangers, Ksatria Baja Hitam, dan semacamnya yang menggambarkan bahwa segala permasalahan hanya bisa dipecahkan dengan kekerasan/perkelahian...Doraemon dan tokoh-tokohnya yang pemalas (si Nobita), kejam(si Giant), licik dan sombong(si Tsuneo), penolong bak Dewa Serba Bisa(si Doraemon)..Tom & Jery, Donal Bebek dan semacamnya dikisahkan pada anak-anak..yang penuh adegan kekerasan dan penipuan untuk menghancurkan musuh di ajarakan pada anak didik kita..BAGAIMANAKAH NASIB GENERASI PENGGEMAR KISAH-KISAH INI !!!. kita dapa melihatnya sendiri dalam kehidupan kita sehari-hari apa yang terjadi, yang selalu menghiasi media-media pemberitaan baik itu dari Koran, Televisi dan sebagainya,,,,,

"orang tua seharusnya memberikan kail, kepada anaknya, bukan ikan,"
waallahu a'lam..
Kuede Kopi, 19 Rajab 1432.

Sumber :

Muhammad Ali ash-shabuni, 1420 H, Min Kunuzi sunnah, dirasah adabiyah wa lughawiyah, Cet ke -3.

Muhammad bin Jamil Zainu, 1418 H. Petunjuk Praktis bagi Pendidik Muslim ed 1, Istiqomah, Itiqomah, Solo.

Mari Tersenyum!!!!

Tersenyum dan Tertawa

Dalam kehidupan ini siapa sih yang g pernah melakukan 2 hal tersebut?? jawabnnya,,,,, pasti kita semua telah melakukannya ,,, bahkan sering melakukannya stiap hari,, pada setiap aktifitas yang kita lakukan,,, baik itu di rumah,, sawah,,, ladang,,,kantor,,,,sekolah,,,, dan sebagainya,. Yang intinya dimana ada keramaian di situ ada tawa dan senyuman, oooh tidak!!,, di keramaian pada saat orang meninggal?? Hehe,,, di sana juga ada tawa dan senyum walau persentasenya sangat kecil,,, yang penting juga ada kan,, hehehe,,,,,

Yea,,,, mungkin ini sudah menjadi kebiasaan yang bagus sebenarnya kalau kita pandai dan bisa menempatakan di mana kita harus tersenyum dan tertawa, karana memang senyum merupakan sebuah jalan untuk membuka jiwa-jiwa yang sulit di buka, senyum merupakan kekayaan yang terpendam yang mana kita tidak butuh mengeluarkan biaya yang besar guna mengeluarkananya.

Senyum juga bisa menebarkan kebahagiaan di dalam rumah, meninggalkan kesan baik dalam pikiran seseorang ketika bekerja, ia seeperti akad perjanjian untuk saling mencintai sesama teman, ia juga menjadi penghibur hati, lentera bagi orang yang sedang putus asa, sebaik-baik ungkapan belasungkawa bagi orang yang sedang di rundung kesedihan, ia merupakan sifat yang paling bijak dalam menyelasaikan segala permasalahan, dan masih banyak lagi merupakan-merupakan yang lainnya hehee,,,.

Bahkan ada sebuah pepatah Cina mengatakan, yang dapat kita ambil Hikmah darinya yakni, " Bila anda tidak dapat tersenyum dengan baik maka anda tidak layak untuk membuka sebuah TOKO,". ^_^

Ahmad Amin juga mengatakan dalam bukunya " Faidhul Khatir",: Orang-orang yang murah senyum tidak hanya mendapatkan kebahagiaan untuk diri mereka sendiri, namun mereka adalah orang-orang yang mampu bekerja dengan baik, lebih kuat menanggung beban dan tanggung jawab, lebih berani menghadapi tantangan dan menyelasaikan masalah. Apalah artinya harta bagi orang yang bermuka muram?? Apa artinya jabatan bagi orang yang jiwanya tertekan??apa artinya semua yang ada dalam kehidupan ini, jika pemiliknya adalah orang-orang yang dadanya sesak, seakan ia baru mengantar jenazah seorang kekasih yang meninggal dunia? Apa artinya kecantikan wajah seorang istri, jika ia selalu bewajah muram dan membuat rumah seperti neraka jahim?! Kebaikan adalah ketika seorang isteri – meskipun tidak begitu cantik – mampu menyihir sebuah rumah menjadi surga nan indah!!.

Namun,, sebuah senyuman juga tidak akan ada artinya jika senyuman itu tidak tulus, penuh dengan kejanggalan yang terpendam di dalam hati, Lihatlah bunga-bunga tersenyum dengan tulus, hutan pun tersenyum, laut, sungai,langit, bintang-bintang, dan burung-burung pun tersenyum, dan pada prinsipnya, tabi'at asal manusia juga tersenyum jika tidak di halangi oleh sifat tamak, jahat, dan egoisnya. Semua sifat jelek itulah yang membuat manusia berwajah muram, hehehe,,, inilah yang merusak keindahan alam yang begitu serasi.

Senyum tidak sekedar mempesona hati dan memperbanyak kebaikan, menghapus dosa dan kesalahan, tapi ia juga berguna untuk melatih tabi'at manusia, menghadirkan kebahagiaan, kelapangan hati, dan mampu membuat manusia menikmati kehidupan.

Rasul SAW juga memberikan kita sebuah nasehat yang sangat agung,,, yakni " Sungguh, kalian tidak perlu menarik hati manusia dengan harta kalian. Namun, hendaklah kalian membuat wajah kalian tersenyum dan berakhlak baik".

"Tanamlah biji senyum di alam raya
Jangan kau bunuh kebaikan dengan bermuram durja
Jadilah kau duta kebahagiaan bagi semesta
Dengan menebar senyum seperti Muhammad idola kita
Dalam dirinya senyum tidak pernah sirna
Senyum seseorang bak kapal di dermaga
Susunlah pahala atas senyummu
Adapun muram adalah sejelek-jelek perangaimu
Ia tak pernah memberi keuntungannya",

KeeP SmiLe, Brothers N' Sisters,,,,,,,,,,,,,,,, Waallahu a'lam.
Gubuk Derita, 19 Rajab 1432

Sabtu, 05 Maret 2011

SA'ID IBNU AMIR

Kisah Sa’id ibnu Amir (Gubernur Wilayah Hims)


Pada suatu ketika,, Khalifah Umar Bin Khatab,, mengirim surat ke daerah Hims (bagian dari wilayah Irak sekarang) yang berisi tentang perintah untuk mendata orang-orang faqir miskin yang ada di daerah Hims guna di berikan bantuan oleh Umar bin Khatab, atau dengan bahasa kita sekarang yakni “Pemerintah Pusat ingin meminta data orang-orang Faqir miskin yang ada di daerah.
Lalu setelah data-data yang di butuhkan telah terkumpul, kemudian dikirimkanlah delegasi (utusan) ke Madinah untuk membawa data (nama-nama) faqir miskin yang di minta oleh Khalifah Umar Bin Khatab.
Setelah sampai di Madinah, utusan ini langsung bertemu dengan Khalifah Umar Bin Khatab, delegasi(utusan) ini lalu menyodorkan dan memberikan kertas yang berisi nama-nama atau daftar orang faqir miskin yang ada di wilayah Hims,, setelah di lihat dan di baca oleh umar,, nama-nama yang ada dalam daftar ,, rupanya tercantum nama Sa’id ibnu Amir,,,Gubernur masuk dalam list orang-orang Faqir miskin,,,, Umar terkejut dan g percaya,, namun guna menghilangkan keraguaanya, umar bertanya kepada orang yang membawa surat(data) tadi..
Umar : “Apakah ini Sa’id yang menjadi Gubernur kalian??
Delegasi : ” Iya amirul mukminiin,,, Benar, ia gubernur kami.
Umar : Darimana kalian tahu kalau ia itu Miskin???
Delegasi :,,” kami sering datang ke rumahnya,namun tidak ada sesuatu yang istimewa di rumahnya,,
g ada makanan yang berlebihan dan pakaian yang ia pakai nampaknya selalu itu-itu saaja,,,,
Umar : Kalau begitu,, ini uang, kasih untuk Gubernurmu,,,,
Lalu di masukannya Oleh Umar uang tersebut ke dalam sebuah kantong,,,sehingga kantong tersebut penuh.
Umar : “Ini khusus untuk Gubernurmu,,,,untuk kebutuhan hidupnya,,!!
Kantong yang berisi uang tadi di serahkan kepada delegasi yang akan kembali ke Hims, dan juga dengan membawa bantuan untuk warga faqir yang lainnya,Kemudian pulanglah(kembali) delegasi ini ke Hims, sesampainya di Hims, delegasi ini langsung menjumpai gubernurnya yakni Sa’id ibnu Amir dan di berikanlah kantong yang berisi uang tadi kepadanya,,,
Delegasi :” ini ada titipan dari Khalifh Umar khusus untukmu wahai gubernur, kata beliau(Umar) ini diberikan khusus untukmu untuk kebutuhan (bekal) hidupmu sehari-hari,, !!
Sa’id : “Inna lillaahi wa inna ilaihi raaji’uun,,,!!!!!

Di anggap musibah besar oleh Sa’id karana ia di berikan uang oleh Khalifah Umar bin Khatab,
Mendengar Sa’id mengucapakan inna lillaah, istrinya terkejut , lalu bertanya :,,

Istri Sa’id : “Apakah Khalifah Umar bin khatab meninggal dunia??,,
Sa’id : Lebih dahsyat lagi dari itu….Lebih dahsyat dari meninggalnya Khalifah…
Istri sa’id : apa itu??
Sa’id : Telah masuk Dunia dalam hidupku untuk merusak Akhiratku….
Istri Sa’id : kalau begitu selesaikan masalahnya!!
Sa’id : kamu mau bantu,,,,,
Istri Sa’id : Bagaimana caranya??
Sa’id :,, uang ini tolong kamu bagikan kepada faqir miskin yang lain yang lebih membutuhkan ,,,

Naah,, setelah beberapa lama kejadian ini berlangsung,,,khalifah Umar ingin mengetahui langsung keadaan si Sa’id yang sebenarnya, hal ini di lakukan untuk memastikan dan mengetahui keadaan yang sebenaranya dari Gubernur Hims(Sai’d ibnu Amir),masak ada gubernur yang miskin,,, ^_^, lalu di buatlah kunjungan mendadak oleh Umar,kemudian di kumpulkanlah masyarakat Hims,, dan Umar bertanya kepada mereka(masyaraakat).

Umar : Apa pendapat kalian tentang Gubernur kalian???
Maasyarakat : Baik, baguss,,,,, ia orang yang baik,, Namun,, ada 3 hal yang kami tidak senang dari beliau (Sa’id)?
Umar,,: Apa itu, Coba Sebutkan??
Masyarakat : Yang kami tidak senangii dari beliau adalah :
1. Beliau g pernah mau terima tamu di malam hari!!
2. Kalau berangkat ke kantor beliau sering telat!!
3. Beliau 1 bulan sekali g pernah keluar ke Kantor!!

Lalau Umar Memanggil Sa’id,,,, dan bertanya :

Umar : apa benar itu wahai Sa’id!, Apa-apa yang di sampaikan oleh masyarakatmu itu tadi??
Sa’id : iya benar, apa yang mereka katakana dan keluhkan itu benar wahai Amirul mukmininin,,,,
Umar : kenapa , Apa Aalsannya???
Sa’id : saya malu untuk meyebutkan dan menjelaskannya…
Umar ; kenapa malu,, Coba jelaskan alasanya,,,,
Sa’id ; yang pertama,,,, kenapa saya g mau menerima tamu di malam hari, karana saya jadikan waktu dari pagi sampai sore hari khusus saya jadikan untuk urusan saya kepada masayarakat dan saya jadikan malam hari untuk urusan saya kepada Alah SWT.

Yang kedua,,, “kenapa saya sering telat ke kantor,,,,, karna saya g punya pembantu di rumah,, jadi saya harus membuat dan menyiapkan makanaan terlebih dahulu dan ku tunggu sampai makanan itu matang lalu kuberikan untuk makan anak-anak saya baru kemudian saya berangkat ke kantor,,,”

yang ketiga ,,,, yakni,,,,”Saya g punya pakaian wahai Amirul mukminiin,,,, cuma ini satu yang saya kenakan sekarang ini,, g ada yang lain,, jadi satu bulan sekali saya cuci baju ini dan saya tunggu sampai kering baju ini, baru kemudian saya keluar,,,”

Naaah,,,, Mungkin cerita singkat ini dapat menambah wawasan kita bersama mengenai betapa pentingnya menyeimbangkan antara kehidupan dunia dengan akhirat,,,, jadi jangan hanya slogan saja “hidup harus seimbang antara dunia dan akhirat” tapi harus kita buktikan dengan perbuatan yang nyata seperti Sa’id ibnu Amir tadi,,,,,

Mudah-mudahan bermanfaat dan dapat menjadi bahan diskusi kita bersama.
Waallahu A’lam,,,,^_^

(Alfa Alfen, 5 Maret 2011)